Sel. Jan 13th, 2026

Aparat kepolisian berhasil meringkus dua orang pelaku yang diduga terlibat dalam serangkaian kasus pencurian trafo listrik. Kedua pelaku yang diketahui bernama Maradona (30) dan Doni (33) diamankan setelah serangkaian penyelidikan intensif. Penangkapan ini menjadi angin segar dalam upaya pemberantasan tindak kriminalitas, khususnya yang merugikan fasilitas publik.

Maradona dan Doni diduga kuat terlibat dalam pencurian setidaknya lima unit trafo listrik di PT Pertamina Geothermal Energy (PGE) Lumut Balai di Desa Sumur Kecamatan Gumay Ulu Kabupaten Lahat. Aksi mereka telah menyebabkan kerugian yang signifikan, tidak hanya dari nilai material trafo, tetapi juga dampak gangguan listrik bagi operasional perusahaan.

Penangkapan kedua tersangka dilakukan oleh tim Unit Reskrim Polsek Gumay Ulu di desa setempat. Proses penangkapan berjalan lancar tanpa adanya perlawanan berarti dari kedua pelaku. Bersama dengan penangkapan, polisi juga berhasil mengamankan sejumlah barang bukti yang diduga kuat terkait dengan aksi pencurian tersebut.

Kepolisian saat ini tengah melakukan pengembangan lebih lanjut untuk mengungkap kemungkinan adanya pelaku lain yang terlibat dalam jaringan pencurian trafo ini. Selain itu, pihak kepolisian juga mendalami motif di balik aksi kejahatan yang dilakukan oleh Maradona dan Doni. Yang mengejutkan, keduanya ternyata adalah karyawan di PT PGE Lumut Balai, tempat di mana trafo-trafo tersebut dicuri.

Kasus pencurian trafo ini menjadi perhatian serius pihak kepolisian dan manajemen PT PGE Lumut Balai mengingat pengkhianatan kepercayaan dan dampaknya terhadap operasional perusahaan. Penangkapan Maradona dan Doni diharapkan dapat memberikan efek jera bagi pelaku kejahatan lainnya dan mempersempit ruang gerak para pelaku pencurian fasilitas publik, terutama di lingkungan kerja.

Pihak kepolisian akan terus mendalami kasus ini untuk memastikan tidak ada keterlibatan pihak lain dan mengungkap secara tuntas jaringan kejahatan ini. Pihak perusahaan juga diharapkan dapat meningkatkan sistem keamanan internal, termasuk memperketat pengawasan terhadap akses dan inventaris aset perusahaan, untuk mencegah kejadian serupa di masa mendatang. Langkah ini penting untuk menjaga stabilitas operasional dan menghindari kerugian lebih lanjut akibat tindakan kriminal.

By admin

journal.pafibungokab.org

learn.pafipemkotkerinci.org

news.pafipemkotpalopo.org

toto slot

toto togel