Sisa barang yang tertinggal di area reruntuhan fasilitas transportasi laut menjadi fokus utama tim investigasi kecelakaan dalam mengidentifikasi para korban insiden. Penyisiran mendalam dilakukan oleh para petugas di sepanjang area dek bagian atas armada kapal yang sempat mengalami kemiringan ekstrem akibat dihantam gelombang tinggi. Pengumpulan benda-benda personal milik penumpang ini dilakukan secara hati-hati untuk memastikan tidak ada petunjuk penting yang terlewatkan dalam proses identifikasi korban kecelakaan laut tersebut.
Tim penyidik medis forensik mengumpulkan puluhan tas pribadi, pakaian, serta perangkat elektronik milik penumpang yang berserakan di sekitar dek transportasi. Kondisi sisa barang yang terendam air laut dan tertutup lumpur menjadi tantangan tersendiri bagi petugas dalam mengekstraksi data identitas pemiliknya secara utuh. Setiap benda yang ditemukan diberi label khusus, difoto, serta dicatat lokasi koordinat penemuannya guna mempermudah proses pencocokan dengan daftar manifes penumpang kapal resmi yang dikeluarkan pihak otoritas pelabuhan.
Pemeriksaan benda peninggalan penumpang ini memiliki peran krusial dalam membantu proses pemetaan posisi terakhir para korban saat bencana kapal naas itu terjadi. Barang-barang yang ditemukan di area dek atas memberikan indikasi kuat bahwa sejumlah penumpang sempat berusaha menyelamatkan diri ke area terbuka sebelum kapal karam. Dokumen pribadi seperti kartu identitas, dompet, dan barang perhiasan menjadi kunci utama bagi tim medis untuk memverifikasi data antemortem keluarga yang menunggu kepastian di posko darurat.
Selain untuk kepentingan pengenalan identitas jasad korban, barang-barang yang diamankan juga diteliti untuk mengetahui penyebab pasti pemicu insiden kecelakaan transportasi tersebut. Beberapa perangkat rekaman video pribadi serta ponsel pintar milik penumpang yang berhasil dikeringkan dicoba untuk dipulihkan data memorinya oleh tim ahli teknologi forensik digital. Informasi visual dari dalam ponsel korban diharapkan dapat memperlihatkan detik-detik sebelum kapal mengalami gangguan keseimbangan hingga akhirnya tenggelam ke dasar perairan.
Seluruh proses inventarisasi barang peninggalan ini dilakukan dengan tingkat ketelitian tinggi serta transparansi penuh di bawah pengawasan aparat penegak hukum. Barang-barang yang telah teridentifikasi kepemilikannya akan segera diserahterimakan kepada pihak keluarga korban sebagai peninggalan terakhir yang sangat berharga. Penyelidikan komprehensif ini diharapkan dapat memberikan kejelasan hukum serta rasa keadilan bagi seluruh keluarga korban yang terdampak musibah maritim memilukan ini.
