Tarif LRT Stasiun Dukuh Atas-Jatimulya Rp37.268, Disubsidi Jadi Rp23.900 : Okezone Economy

JAKARTA – Kementerian Perhubungan memutuskan untuk memberikan subsidi pada tarif Lintas Raya Terpadu Jakarta, Bogor, Depok, Bekasi (LRT Jabodebek). Tarif LRT dengan rute Stasiun Dukuh Atas-Jatimulya dari Rp37.268 menjadi Rp23.900 dengan PSO sebesar 36%.

Perumusan ini memperhatikan kemampuan atau daya beli masyarakat serta untuk mendorong minat masyarakat untuk beralih ke angkutan massal.

Formulasi perhitungan tarif LRT Jabodebek telah tercantum dalam Peraturan Menteri Perhubungan Nomor PM 25 Tahun 2023 Tentang Penyelenggaraan Kereta Api Ringan (LRT) Terintegrasi Jabodebek (ditetapkan pada 8 Juni 2023).

Besaran tarif bersubsidi LRT Jabodebek juga telah ditetapkan melalui Keputusan Menteri Perhubungan Nomor KM 67 tahun 2023 tentang Tarif Angkutan Angkutan Orang dengan Kereta Api Ringan (LRT) Terintegrasi Jabodebek untuk Melaksanakan Kewajiban Pelayanan Publik (ditetapkan pada 14 Juli 2023).

“Pemerintah menetapkan tarif LRT melalui Public Service Obligation (PSO) atau Kewajiban Pelayanan Publik, dengan membiayai selisih dari biaya yang diusulkan oleh operator LRT Jabodebek, agar biayanya lebih terjangkau bagi masyarakat banyak,” ujar Dirjen Perkeretaapian Risal Wasal, Sabtu (19/8/2023).

Kemenhub melalui Direktorat Jenderal Perkeretaapian (DJKA) telah melakukan studi dalam menetapkan tarif yang terjangkau. Sejumlah kajian dilakukan dalam penghitungan tarif tersebut di antaranya, ability to pay (ATP) atau kemampuan untuk membayar, willingness to pay (WTP) kemauan untuk membayar, berapa tarif moda transportasi lainnya sebagai pembanding, dan berapa biaya operasional yang dikeluarkan oleh operator.

“Dari hasil kajian tersebut, ditetapkan melalui Keputusan Menhub Nomor 67 tahun 2023 bahwa besaran tarif LRT Jabodebek yaitu Rp5.000 untuk 1 Km pertama dan Rp700 untuk km selanjutnya. Di satu sisi kami memperhatikan daya beli masyarakat dan di sisi lain kami juga memperhatikan keberlangsungan dari operator yang mengoperasikan LRT Jabodebek,” ucapnya.

Baca Juga  Persaingan Ketat Jadi Kiper Utama Persib Bandung

Baca Juga: 7 Keunggulan Mobil Innova Reborn, Wajib Tahu Sebelum Beli!


Follow Berita Okezone di Google News


Risal mencontohkan, untuk rute Stasiun Dukuh Atas-Harjamukti sepanjang ± 25 km, tarif usulan dari operator sebesar Rp33.275, sementara tarif bersubsidinya sebesar Rp21.800 (PSO sebesar 34%). Selanjutnya, untuk rute Stasiun Harjamukti – Jatimulya sepanjang ± 33 km, tarif usulan operator sebesar Rp43.923, sementara tarif bersubsidinya sebesar Rp27.400.

Beberapa rute dengan tarif bersubsidi lainnya di antaranya:

– Stasiun Dukuh Atas – Stasiun Cawang sepanjang ± 10 km (Tarif Rp11.300)

– Stasiun Dukuh Atas – Stasiun Halim sepanjang ± 13 km (Tarif Rp13.400)

– Stasiun Harjamukti – Stasiun Cawang sepanjang ± 15 km (Tarif Rp14.800)

– Stasiun Harjamukti – Stasiun Halim sepanjang ± 19 km (Tarif Rp17.600)

– Stasiun Jatimulya – Stasiun Cawang sepanjang ± 18 km (Tarif Rp16.900)

– Stasiun Jatimulya – Stasiun Cawang sepanjang ± 15 km (Tarif Rp14.800)

– Stasiun Cawang – Stasiun Halim sepanjang ± 4 km (Tarif Rp7.100)

Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis Okezone.com tidak terlibat dalam materi konten ini.

Quoted From Many Source

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *