Rocky Gerung Diduga Hina Jokowi, Yusuf Lakaseng: Terperangkap dalam Kesombongan Intelektualnya : Okezone Nasional

 

JAKARTA – Ketua DPP Bidang Kerja Sama Antar Lembaga Partai Perindo, Yusuf Lakaseng merespons kritikan dari pengamat politik, Rocky Gerung yang diduga menghina Presiden Joko Widodo (Jokowi).

Yusuf menilai bahwa pernyataan Rocky Gerung malah seperti merendahkan dirinya sendiri.

“Menurut saya, Rocky Gerung telah terperangkap dalam kesombongan intelektualnya sehingga terporosok ke dalam penistaan pada dirinya sendiri,” ujar Yusuf kepada wartawan, Selasa (1/8/2023).

“Menyebut Jokowi b*** dan to***. Sesungguhnya Rocky tidak sedang menghina Jokowi tapi sedang menghina dirinya sendiri, dia merendahkan dirinya dan merusak reputasinya sendiri,” tambahnya.

Yusuf mengatakan, Rocky Gerung seperti orang yang kalap lantaran selama ini perkataannya tidak pernah digubris oleh Jokowi. Sehingga, Yusuf menilai Jokowi adalah sosok pemimpin yang demokratis.

“Saya menganalogikan Jokowi seperti bola karet, makin dibanting akan makin melenting tinggi. Jokowi makin dihina akan makin dicintai rakyat karena dia adalah Presiden pasca-reformasi yang paling efektif dan paling kongkrit membangun untuk kemajuan bangsa,” pungkasnya.

Baca Juga: Balkon Fest Gelaran Pesta Rakyat untuk Warga Wringinputih


Follow Berita Okezone di Google News


Diberitakan sebelumnya, pengamat politik Rocky Gerung dan ahli hukum tata negara, Refly Harun dilaporkan ke Polda Metro Jaya atas tuduhan penghinaan terhadap Presiden Jokowi.

Laporan tersebut dilayangkan oleh Relawan Indonesia Bersatu dan diterima Polda Metro Jaya dengan teregistrasi dengan nomor LP/B/4459/VII/2023/POLDA METRO JAYA.

 BACA JUGA:

Dalam laporan itu, tertulis nama Rocky Gerung dan Refly Harun. Refly dilaporkan karena diduga turut menyebarkan lantaran tayang di akun YouTubenya. Selain itu, dalam tayangan ucapan Rocky Gerung dinilai tidak etis dan menyerang Jokowi.

Baca Juga  7 Tanaman Ini Disebut di Al-Quran, Ternyata Bisa Bawa Energi Positif

 BACA JUGA:

Rocky dan Refly dilaporkan dengan UU Nomor 19 Tahun 2016 tentang Perubahan atas UU Nomor 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik.

Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis Okezone.com tidak terlibat dalam materi konten ini.

Quoted From Many Source

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *