Resmikan Unpad EdEx, Universitas Padjadjaran Targetkan 100 Ribu Peserta di 2028

Selasa, 23 Januari 2024 – 20:49 WIB

Jakarta – Universitas Padjadjaran (Unpad) resmi meluncurkan Unpad EdEx, sebagai penyedia pembelajaran eksekutif yang dapat dikonversi menjadi credit earning program pascasarjana Unpad, bagi para tenaga profesional di tingkat lokal, multinasional, hingga lembaga pemerintah.

Baca Juga :

Jawab Kebutuhan Industri, Unpad Buka Pelatihan Online Berstandar Pascasarjana

CEO Unpad EdEx, Mario Nicolas  menyatakan, program ini hadir sebagai respons pesatnya perkembangan industri sehingga sejumlah perusahaan merasa perlu meningkatkan skill sumber daya manusia (SDM) yang mereka miliki.

Universitas Padjadjaran (Unpad) resmi meluncurkan Unpad EdEx

Baca Juga :

Sudah Mengabdi 18 Tahun, Guru di Bima Dipecat Lewat Pesan WhatsApp

“Unpad EdEx berupaya menjawab kebutuhan ini dengan menjadi jembatan penghubung antara pendidikan berkualitas tinggi dari Unpad dengan kebutuhan yang ada di lapangan,” ujar Mario di Hutan Kota by Plataran, Gelora Bung Karno, Senayan, Jakarta Selasa, 23 Januari 2024 siang.

Dia menyampaikan, Badan Pusat Statistik (BPS) menemukan bahwa 90 persen dari total angkatan kerja Indonesia yang mencapai 14 juta orang tidak pernah mengikuti pelatihan untuk upskilling maupun reskilling

Baca Juga :

Mendadak! Acara Desak Anies di Yogyakarta Diminta Pindah Lokasi

Beberapa hambatan utamanya, adalah kurangnya akses terhadap informasi, biaya, dan keterbatasan waktu. Kondisi geografis Indonesia yang luas dan berbentuk kepulauan juga menjadi salah satu tantangan untuk menyamaratakan akses terhadap pendidikan profesional.

Padahal, kata dia, menurut hasil studi Economist Impact pada tahun 2022, separuh karyawan Indonesia setuju bahwa upskilling dan reskilling akan meningkatkan produktivitas mereka. Mayoritas karyawan atau 57 persen memiliki ekspektasi tinggi bahwa perusahaan harus mendukung perkembangan mereka dengan menyediakan akses upskilling tersebut.

“Dengan hadirnya Unpad EdEx ini, kami berharap bisa ikut berkontribusi untuk meningkatkan kualitas SDM di Indonesia, sekaligus meningkatkan performa perusahaan dan organisasi tempat mereka bernaung, sehingga bersama-sama kita bisa menjadi akselerator pendorong ekonomi Indonesia,” kata dia.

Baca Juga  Tips Sukses dalam Memulai Bisnis Ajudan Pribadi

Mario dan tim optimis pada 2028 mendatang, Unpad EdEx dapat membantu 100 ribu tenaga kerja profesional yang hendak mengasa skill dan kapabilitas mereka.

Dia menyampaikan, sejumlah materi yang tersedia di Unpad EdEx tidak hanya bersifat teoritis, melainkan juga di level praktisi serta dapat diaplikasikan sesuai dengan learning outcome yang diharap client.

Adapun, pembelajaran akan didampingi oleh tim pengajar yang terdiri dari para dosen Unpad dan praktisi baik secara offline maupun online.

Menurut Mario, semua materi pelatihan sudah berstandar Sarjana dan Pascasarjana dari Unpad. Nah, dari sini semua peserta Unpad EdEx mendapat kredit SKS yang bisa digunakan untuk melanjutkan pendidikan bergelar resmi di Unpad.

“Setelah pelatihan, peserta akan mendapatkan sertifikat yang bisa digunakan apabila dia ingin lanjut Pascasarjana di Unpad. Bahkan bisa langsung tesis,” imbuhnya.

“Kami berkomitmen untuk terus memperkaya materi pembelajaran Unpad EdEx dari program fakultas-fakultas yang ada di Unpad, yang kemudian diperkuat dengan kebutuhan industri masing-masing,” pungkasnya.

Pada kesempatan yang sama, Ketua Majelis Wali Amanat Universitas Padjadjaran, Arief Yahya menyambut bahagia peluncuran Unpad EdEx. Menurutnya di era serba digital sekarang ini universitas perlu mencari terobosan baru.

“Industri pendidikan itu adalah industri kedua yang paling terdistrupsi oleh transformasi digital. Kalau kita tidak transformasi pasti kita tertinggal,”ujar Mantan Menteri Pariwisata itu.

“Untuk itu kita harapkan Unpad Edex ini dapat memberikan kesempatan seluas-luasnya kepada masyarakat untuk bisa mengakses pendidikan,” pungkasnya

Halaman Selanjutnya



Quoted From Many Source

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *