Perbaikan Tata Kelola Sawit, Luhut: 1.870 Perusahaan Sudah Lapor : Okezone Economy

JAKARTA – Sebanyak 1.870 perusahaan sawit telah berpartisipasi dalam program self reporting ini melalui Sistem Pemantauan Perkebunan Berkelanjutan (Siperibun).

Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan mengatakan partisipasi aktif perusahaan-perusahaan ini merupakan langkah maju dalam mendukung upaya pemerintah untuk memperbaiki tata kelola industri kelapa sawit.

“Saya sangat mengapresiasi perusahaan-perusahaan yang telah berpartisipasi dalam self reporting terkait kebun kelapa sawit mereka. Langkah ini merupakan komitmen yang menunjukkan transparansi dan ketaatan terhadap upaya perbaikan yang dilakukan pemerintah,” kata Luhut dalam keterangan tertulis, Jumat (4/8/2023).

Luhut menerangkan bahwa sebagai salah satu upaya untuk memantau dan mengawasi perkembangan lahan sawit di Indonesia, pemerintah melalui Satuan Tugas Peningkatan Tata Kelola Industri Kelapa Sawit dan Optimalisasi Penerimaan Negara (Satgas) telah mengimplementasikan sistem pelaporan mandiri (self reporting) melalui Siperibun.

Program ini memberikan kesempatan kepada perusahaan untuk secara aktif melaporkan serta memperbarui informasi terkait lahan sawit yang mereka kelola.

Data yang telah terkumpul melalui self reporting tengah dalam proses evaluasi oleh Satgas dan menjadi dasar evaluasi periode pelaporan.

Baca Juga: Bertabur Hiburan dan Edukasi Keuangan, Pesta Rakyat Simpedes 2023 Siap Menyapa Warga Bandung


Follow Berita Okezone di Google News


Hal ini dilakukan untuk memaksimalkan partisipasi pelaku usaha agar ke depan dapat tercipta pemahaman yang lebih baik tentang status lahan serta menjaga keberlanjutan industri kelapa sawit di Indonesia.

“Data yang diberikan melalui self reporting ini akan sangat membantu pemerintah dalam memonitor dan meningkatkan tata kelola industri kelapa sawit di Indonesia,” lanjutnya.

Karena itu, sambung Menko Marves, Satgas mengapresiasi upaya perusahaan-perusahaan yang telah berkontribusi dalam menyampaikan informasi yang akurat dan lengkap mengenai lahan sawit mereka melalui Siperibun.

Baca Juga  Ganjar Temui Ribuan Pekerja Rokok Malang, Apa yang Dibicarakan?

“Partisipasi aktif dari seluruh pemangku kepentingan di sektor perkebunan diharapkan akan terus mendorong kemajuan dan perbaikan dalam pengelolaan lahan sawit yang berkelanjutan dan bertanggung jawab di Indonesia,” imbuhnya.

 BACA JUGA:

Adapun beberapa dokumen yang wajib diisi oleh perusahaan dalam proses self reporting ini adalah izin lokasi, izin usaha perkebunan, dan hak guna usaha, yang dilaporkan dalam bentuk copy dokumen perizinan dan peta spasial.

Selain itu, informasi mengenai realisasi kebun saat ini juga menjadi bagian penting dari laporan yang harus disampaikan oleh perusahaan.

Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis Okezone.com tidak terlibat dalam materi konten ini.

Quoted From Many Source

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *