Kloter Terakhir Jamaah Haji Indonesia Pulang dari Madinah : Okezone Haji

Berita427 Dilihat

KLOTER terakhir jamaah haji Indonesia telah pulang dari Kota Madinah, Arab Saudi. Operasional penyelenggaraan ibadah haji 1444 Hijriah/2023 Masehi di Daerah Kerja (Daker) Madinah pun sudah berakhir. Hal ini ditandai dengan keberangkatan Kelompok Terbang (Kloter) 88 Embarkasi Surabaya (SUB 88).

Ada tiga kloter jamaah haji yang berangkat dari Madinah ke Indonesia pada hari terakhir pemulangan dari Hotel Madinah. Ketiganya berasal dari Embarkasi Surabaya (SUB), yaitu SUB 86 dengan 356 jamaah, SUB 87 dengan 357 jamaah, dan SUB 88 dengan 327 jamaah.

“Alhamdulillah, seluruh kloter jamaah haji Indonesia yang berangkat pada gelombang kedua, hari ini sudah meninggalkan hotel di Madinah. Mereka diberangkatkan menuju Bandara Amir Muhammad bin Abdul Aziz (AMAA) untuk selanjutnya terbang ke Surabaya,” jelas Kepala Daker Madinah Zaenal Muttaqin, Rabu 3 Agustus 2023.

“Hal ini sekaligus menandai berakhirnya operasional ibadah haji 2023 di Daker Madinah. Untuk kloter terakhir, SUB 88, akan terbang pada 4 Agustus dini hari,” sambungnya seperti dikutip dari Kemenag.go.id. 


Follow Berita Okezone di Google News


Zaenal bersyukur seluruh operasional haji berjalan lancar. Selama di Madinah, jamaah dapat menjalankan ibadah di Masjid Nabawi serta berziarah ke beberapa tempat.

“Untuk memfasilitasi jamaah haji gelombang kedua ini, Petugas Penyelenggara Ibadah Haji atau PPIH Arab Saudi telah menyiapkan 100 hotel dengan total 111.457 kapasitas. Semuanya berada di wilayah Markaziah dengan jarak terdekat 15 meter dan terjauh sekitar 600 m dari Masjid Nabawi,” paparnya.

Sebagaimana jamaah gelombang pertama, lanjut Zaenal, mereka yang tiba pada gelombang kedua juga tinggal selama delapan sampai sembilan hari di Madinah. Mereka beribadah di Masjid Nabawi sebelum pulang ke Tanah Air.

Baca Juga  Jelas Udah Islam dari Lahir

Selama di Kota Nabawi, jamaah mendapat layanan katering tiga kali makan sehari. “PPIH Arab Saudi telah mendistribusikan 2.891.703 boks katering kepada jamaah haji Indonesia yang tiba di Madinah pada gelombang kedua atau setelah fase puncak haji di Arafah, Muzdalifah, dan Mina,” terangnya. 

Kedatangan jemaah haji Indonesia gelombang kedua dari Makkah ke Madinah berlangsung sejak 10 Juli 2023. Proses kedatangan ini berlangsung hingga 25 Juli 2023.

Sementara proses pemulangan jamaah haji gelombang kedua dari Madinah ke Tanah Air berlangsung sejak 19 Juli hingga 4 Agustus 2023.

“Kita telah siapkan lebih dari 2.500 bus untuk trip Makkah ke Madinah. Jumlah yang hampir sama kita siapkan untuk trip Madinah ke Bandara AMAA Madinah untuk mengantar kepulangan jamaah ke Tanah Air,” bebernya.

Ia melanjutkan, sampai hari terakhir, masih ada 38 jamaah haji Indonesia yang menjalani perawatan di Rumah Sakit Arab Saudi di Madinah. 

Mereka terdiri dari 31 jamaah dirawat di RSAS di Makkah dan 8 jemaah di RSAS di Jeddah. Mereka akan erus dirawat hingga secara medis diizinkan pulang ke Tanah Air.

“Karena operasional haji di Daker Madinah sudah berakhir, maka proses pemantauan terhadap kondisi jamaah yang masih menjalani perawatan akan diserahkan kepada pihak KJRI di Jeddah. Jamaah yang sudah mendapat izin kelayakan terbang akan dipulangkan ke Tanah Air,” jelas Zaenal.

“Semoga semua jamaah haji Indonesia meraih kemabruran. Aamiin,” pungkasnya.

Wallahu a’lam bisshawab

Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis Okezone.com tidak terlibat dalam materi konten ini.

Quoted From Many Source

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *