Arus lalu lintas di sejumlah ruas jalan utama di Jakarta Pusat mengalami kemacetan parah pada Kamis pagi, 10 April 2025, akibat sebuah truk mengalami pecah ban dan menabrak pembatas jalan. Insiden ini terjadi sekitar pukul 07.15 WIB di Jalan MH Thamrin, tepatnya di dekat Bundaran Hotel Indonesia (HI), jalur menuju Monas. Akibat kejadian ini, satu lajur jalan tidak dapat dilalui, memicu antrean kendaraan yang mengular panjang.
Menurut keterangan saksi mata dan laporan dari pihak kepolisian, truk kontainer bernomor polisi B 9876 XYZ yang dikemudikan oleh sopir bernama Supri (48 tahun) tiba-tiba mengalami pecah ban bagian depan sebelah kanan. Akibatnya, sopir kehilangan kendali dan truk oleng ke kiri hingga menabrak pembatas jalan (separator) yang memisahkan jalur cepat dan jalur lambat. Benturan keras tersebut menyebabkan bagian depan truk mengalami kerusakan cukup parah dan posisi truk melintang sebagian di badan jalan.
Petugas dari Unit Laka Lantas Polres Metro Jakarta Pusat yang tiba di lokasi kejadian segera melakukan pengamanan dan pengaturan lalu lintas. Namun, kepadatan kendaraan yang sudah terjadi pada jam sibuk pagi hari membuat upaya penguraian kemacetan menjadi lebih sulit. Antrean kendaraan dilaporkan mencapai beberapa kilometer, bahkan berdampak hingga jalan-jalan arteri di sekitarnya seperti Jalan Sudirman dan Jalan Imam Bonjol.
“Kami langsung menuju lokasi setelah menerima laporan dan melakukan pengaturan lalu lintas. Kendala utama adalah volume kendaraan yang sangat tinggi pada jam kerja,” ujar Iptu Gani (nama fiktif), Kanit Laka Lantas Polres Metro Jakarta Pusat, saat ditemui di lokasi kejadian. Pihaknya juga telah berkoordinasi dengan Dinas Perhubungan DKI Jakarta untuk membantu mengalihkan arus lalu lintas dan mempercepat proses evakuasi truk yang mengalami pecah ban tersebut.
Proses evakuasi truk yang mengalami pecah ban dan menabrak pembatas jalan ini memerlukan waktu yang cukup lama karena ukuran truk yang besar dan posisinya yang melintang. Petugas menggunakan alat berat berupa mobil derek untuk menarik truk tersebut dari lokasi kejadian. Proses evakuasi diperkirakan selesai sekitar pukul 09.30 WIB.
Akibat insiden pecah ban ini, sejumlah pengguna jalan mengeluhkan keterlambatan menuju tempat kerja atau tujuan lainnya. Informasi mengenai kemacetan ini juga dengan cepat menyebar melalui media sosial dan aplikasi peta digital, membantu para pengguna jalan lain untuk mencari jalur alternatif.
Pihak kepolisian mengimbau kepada para pengemudi kendaraan besar, khususnya truk, untuk selalu melakukan pemeriksaan rutin terhadap kondisi kendaraan, terutama kondisi ban, sebelum melakukan perjalanan. Hal ini bertujuan untuk mencegah terjadinya kejadian serupa yang dapat membahayakan diri sendiri maupun pengguna jalan lain serta menyebabkan kemacetan yang signifikan. Setelah proses evakuasi selesai dan badan jalan kembali bersih, arus lalu lintas di Jalan MH Thamrin berangsur-angsur kembali normal sekitar pukul 10.00 WIB.
