Sel. Jan 13th, 2026

Sebuah truk tersangkut di bawah jembatan rel kereta api di Jalan Matraman Raya, Jakarta Timur, pada Selasa pagi, 29 April 2025, sekitar pukul 08.00 WIB. Insiden ini menyebabkan kemacetan parah di sepanjang jalan arteri tersebut, mengganggu aktivitas warga yang hendak menuju tempat kerja maupun sekolah. Diduga, sopir truk tidak memperhatikan ketinggian jembatan sehingga kendaraannya terjebak.

Menurut pantauan di lokasi kejadian, truk tersangkut berjenis kontainer dengan ukuran besar. Bagian atas kontainer menabrak bagian bawah jembatan rel, membuatnya tidak bisa bergerak maju maupun mundur. Akibatnya, arus lalu lintas dari arah Jatinegara menuju Salemba dan sebaliknya lumpuh total. Para pengendara motor berusaha mencari celah di antara badan truk dan pembatas jalan, namun mobil dan bus sama sekali tidak dapat melintas.

Petugas kepolisian dari Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Metro Jakarta Timur segera tiba di lokasi untuk melakukan pengaturan lalu lintas dan berupaya mengevakuasi truk tersangkut tersebut. Beberapa petugas terlihat berusaha mengarahkan kendaraan untuk mencari jalur alternatif, sementara yang lain berkoordinasi dengan pihak terkait untuk mengeluarkan truk dari bawah jembatan. Proses evakuasi diperkirakan akan memakan waktu cukup lama mengingat ukuran truk yang besar.

“Kami menerima laporan adanya truk tersangkut di bawah jembatan rel Matraman. Anggota sudah di lokasi untuk mengatur lalu lintas dan berupaya mengevakuasi truk. Kami mengimbau kepada para pengendara untuk menghindari Jalan Matraman Raya dan mencari jalur alternatif untuk sementara waktu,” ujar Kompol Hadi Wibowo, Kasat Lantas Polres Metro Jakarta Timur, saat dihubungi di lokasi kejadian.

Kemacetan akibat truk tersangkut ini berdampak signifikan pada aktivitas masyarakat. Banyak pekerja dan pelajar yang terlambat tiba di tujuan mereka. Pihak kepolisian dan Dinas Perhubungan (Dishub) DKI Jakarta telah menginformasikan melalui media sosial mengenai jalur-jalur alternatif yang bisa digunakan oleh masyarakat. Beberapa jalur alternatif yang bisa digunakan antara lain Jalan Pramuka dan Jalan Tambak.

Insiden truk tersangkut di jembatan rel Matraman ini bukan kali pertama terjadi. Kurangnya kesadaran pengemudi truk terhadap batas ketinggian jembatan sering menjadi penyebab utama kejadian serupa. Pihak kepolisian mengimbau kepada para pengemudi kendaraan besar untuk selalu memperhatikan rambu-rambu lalu lintas, terutama rambu batas ketinggian, agar kejadian serupa tidak terulang kembali dan tidak mengganggu kelancaran arus lalu lintas. Proses evakuasi truk masih terus berlangsung dengan menggunakan alat berat.

By admin

journal.pafibungokab.org

learn.pafipemkotkerinci.org

news.pafipemkotpalopo.org

toto slot

toto togel