Sebanyak 30 unit rumah hangus terbakar dalam sebuah insiden kebakaran hebat yang melanda kawasan padat penduduk di Penjaringan, Jakarta Utara, pada Kamis siang, 1 Mei 2025, sekitar pukul 14.00 WIB. Api dengan cepat merambat dan melalap puluhan rumah hangus terbakar yang sebagian besar terbuat dari material mudah terbakar. Petugas pemadam kebakaran dari Suku Dinas Gulkarmat Jakarta Utara sektor Penjaringan segera dikerahkan ke lokasi untuk memadamkan kobaran api dan melakukan evakuasi warga.
Informasi awal dari lapangan menyebutkan bahwa penyebab pasti kebakaran yang mengakibatkan puluhan rumah hangus terbakar ini belum diketahui. Namun, dugaan sementara mengarah pada korsleting listrik dari salah satu rumah warga. Angin kencang yang bertiup di lokasi kejadian mempercepat penyebaran api, sehingga dalam waktu singkat puluhan rumah hangus terbakar dan menimbulkan kepanikan di kalangan warga. Banyak warga yang berusaha menyelamatkan diri dan harta benda seadanya.
Sebanyak 15 unit mobil pemadam kebakaran dikerahkan ke lokasi untuk berjibaku memadamkan api. Proses pemadaman berlangsung cukup sulit karena padatnya bangunan dan akses jalan yang sempit. Setelah kurang lebih dua jam, api akhirnya berhasil dipadamkan. Akibat kejadian ini, sekitar 30 rumah terbakar dan ratusan warga kehilangan tempat tinggal. Beberapa warga juga dilaporkan mengalami luka ringan akibat terkena reruntuhan atau sesak napas akibat asap tebal.
Kepala Suku Dinas Gulkarmat Jakarta Utara, Bapak Rahmat Arianto, menyampaikan keprihatinannya atas musibah kebakaran ini. “Kami telah mengerahkan seluruh personel dan armada untuk memadamkan api. Saat ini, api sudah berhasil dipadamkan dan kami sedang melakukan pendinginan di lokasi kebakaran. Kami juga berkoordinasi dengan pihak terkait untuk pendataan warga yang terdampak dan penyaluran bantuan,” ujar Bapak Rahmat di lokasi kejadian. Pihak kepolisian dari Polsek Penjaringan juga berada di lokasi untuk melakukan penyelidikan lebih lanjut terkait penyebab pasti kebakaran yang menyebabkan puluhan rumah terbakar ini. Pemerintah Kota Jakarta Utara juga telah bergerak cepat untuk memberikan bantuan darurat kepada para korban yang kehilangan tempat tinggal.
