Sel. Jan 13th, 2026

Sebuah tragedi rumah tangga berujung maut terjadi di kawasan Kramat Jati, Jakarta Timur, pada Minggu dini hari, 4 Mei 2025, sekitar pukul 02.00 WIB. Seorang pria diselingkuhi berinisial AA (38 tahun) nekat melakukan tindakan kekerasan hingga menyebabkan istrinya, seorang wanita berinisial IN (35 tahun), meninggal dunia. Pelaku berhasil diamankan oleh aparat kepolisian dari Polsek Kramat Jati beberapa saat setelah kejadian di kediaman mereka.

Kepala Kepolisian Sektor (Kapolsek) Kramat Jati, Komisaris Polisi (Kompol) Tuti Aini, dalam keterangan pers di Mapolsek Kramat Jati pada Minggu pagi, 4 Mei 2025, membenarkan adanya peristiwa tragis tersebut. “Kami menerima laporan dari warga terkait adanya keributan di sebuah rumah. Setibanya di lokasi, kami menemukan seorang wanita dalam kondisi tidak bernyawa dan seorang pria diselingkuhi yang diduga kuat sebagai pelaku,” ujarnya. Kompol Tuti Aini menambahkan bahwa pelaku tidak melakukan perlawanan saat diamankan.

Berdasarkan hasil olah tempat kejadian perkara (TKP), ditemukan sejumlah barang bukti yang menguatkan dugaan bahwa AA telah melakukan pembunuhan terhadap istrinya. Motif di balik tindakan pria diselingkuhi ini diduga kuat karena pelaku merasa sakit hati dan marah setelah mengetahui perselingkuhan yang dilakukan oleh korban. “Dari keterangan awal pelaku, ia mengaku emosi dan gelap mata setelah mengetahui istrinya berselingkuh,” jelas Kompol Tuti Aini. Namun, pihak kepolisian masih akan melakukan pendalaman lebih lanjut untuk memastikan kronologi kejadian dan motif sebenarnya.

Jenazah korban telah dibawa ke Rumah Sakit Polri Kramat Jati untuk dilakukan autopsi guna mengetahui penyebab pasti kematian. 1 Sementara itu, pria diselingkuhi yang kini berstatus sebagai tersangka sedang menjalani pemeriksaan intensif di Mapolsek Kramat Jati. Atas perbuatannya, pelaku terancam pasal tentang pembunuhan dengan ancaman hukuman pidana yang berat sesuai dengan hukum yang berlaku di Indonesia. Kasus ini menjadi pengingat akan pentingnya penyelesaian masalah rumah tangga secara dewasa dan menghindari tindakan kekerasan yang dapat berakibat fatal. Pihak kepolisian mengimbau masyarakat untuk mencari solusi yang damai dalam menghadapi konflik rumah tangga dan tidak main hakim sendiri.

By admin

journal.pafibungokab.org

learn.pafipemkotkerinci.org

news.pafipemkotpalopo.org

toto slot

toto togel