Sel. Jan 13th, 2026

Jakarta Selatan – Setelah beberapa hari terendam banjir akibat curah hujan tinggi yang melanda wilayah Jabodetabek, kini air di sejumlah kawasan Jakarta Selatan mulai surut. Namun, surutnya air membawa permasalahan baru bagi warga, yaitu tumpukan lumpur tebal yang mengotori rumah dan fasilitas umum. Aktivitas bersihkan lumpur pun menjadi pemandangan umum di berbagai sudut permukiman yang terdampak banjir, seperti di kawasan Kemang, Pejaten Timur, dan Pondok Labu.

Pantauan pada hari Rabu, 23 April 2025, menunjukkan bahwa warga dengan gotong royong mulai bersihkan lumpur yang memenuhi rumah, jalanan, dan pekarangan. Lumpur dengan ketebalan bervariasi, dari beberapa sentimeter hingga lebih dari sepuluh sentimeter, menyulitkan aktivitas sehari-hari. Banyak perabotan rumah tangga yang terendam kini tertutup lapisan lumpur lengket, membutuhkan upaya ekstra untuk membersihkannya.

Salah seorang warga RT 05 RW 03 Kelurahan Pejaten Timur, Ibu Siti (48 tahun), mengungkapkan betapa beratnya pekerjaan bersihkan lumpur ini. “Air memang sudah surut sejak kemarin sore, tapi lihatlah, lumpurnya tebal sekali. Semua perabotan jadi kotor, lantai juga licin. Kami sekeluarga harus kerja keras untuk membersihkannya,” keluhnya sambil menyeka keringat di dahi.

Selain warga, sejumlah petugas dari Dinas Kebersihan DKI Jakarta juga terlihat membantu proses pembersihan di beberapa titik. Mereka mengerahkan sejumlah truk dan alat berat seperti penyedot lumpur untuk mempercepat proses bersihkan lumpur di jalan-jalan utama dan fasilitas umum. Beberapa organisasi masyarakat dan relawan juga turut berpartisipasi memberikan bantuan tenaga dan peralatan kebersihan kepada warga yang membutuhkan.

Kepala Suku Dinas Lingkungan Hidup Jakarta Selatan, Bapak Asep Kuswanto, mengimbau warga untuk tetap berhati-hati saat membersihkan lumpur, terutama mengingat kondisi pasca banjir yang rentan terhadap penyakit. “Kami mengimbau warga untuk menggunakan alat pelindung diri seperti sarung tangan dan sepatu bot saat membersihkan lumpur. Selain itu, segera laporkan kepada petugas kesehatan jika mengalami gejala penyakit pasca banjir,” ujarnya saat meninjau proses pembersihan di kawasan Kemang.

Pemerintah Kota Jakarta Selatan juga telah mendirikan posko kesehatan di beberapa lokasi pengungsian dan wilayah terdampak banjir untuk memberikan pelayanan kesehatan kepada warga. Bantuan logistik berupa makanan, air bersih, dan perlengkapan kebersihan juga terus disalurkan kepada warga yang membutuhkan. Meskipun banjir telah surut, tantangan bersihkan lumpur dan memulihkan kondisi rumah masih menjadi pekerjaan rumah yang besar bagi warga Jakarta Selatan. Semangat gotong royong dan bantuan dari berbagai pihak diharapkan dapat meringankan beban mereka.

By admin

journal.pafibungokab.org

learn.pafipemkotkerinci.org

news.pafipemkotpalopo.org

toto slot

toto togel