JAKARTA BARAT – Sebuah insiden penikaman yang mengejutkan terjadi di sebuah masjid di kawasan Kebon Jeruk, Jakarta Barat. Seorang pemuda tikam ustaz usai pelaksanaan salat Subuh pada Selasa pagi, 8 April 2025, sekitar pukul 05.30 WIB. Akibat serangan mendadak tersebut, ustaz yang diketahui bernama Ustadz Ahmad (55 tahun) mengalami luka serius dan harus dilarikan ke rumah sakit. Pelaku, seorang pemuda tikam ustaz berinisial RR (23 tahun), berhasil diamankan oleh jemaah masjid dan kemudian diserahkan kepada pihak kepolisian.
Berdasarkan keterangan saksi mata, termasuk beberapa jemaah yang berada di lokasi kejadian, pelaku RR tiba-tiba menghampiri Ustadz Ahmad yang sedang berzikir usai salat Subuh. Tanpa mengucapkan sepatah kata pun, pemuda tikam tersebut langsung mengeluarkan senjata tajam jenis pisau dan menusukkannya ke bagian perut korban. Sontak, para jemaah yang melihat kejadian tersebut langsung berteriak dan berusaha mengamankan pelaku.
Motif di balik aksi pemuda tikam ustaz ini diduga kuat karena sakit hati. Berdasarkan informasi awal dari pihak kepolisian, pelaku RR mengaku memiliki dendam pribadi terhadap korban. Namun, detail mengenai akar permasalahan yang menyebabkan pemuda tikam ustaz tersebut nekat melakukan tindakan kekerasan masih dalam penyelidikan lebih lanjut.
Ustadz Ahmad segera dilarikan ke Rumah Sakit Graha Medika Jakarta Barat untuk mendapatkan penanganan medis intensif. Kondisi korban dilaporkan cukup kritis akibat luka tusukan yang dialaminya. Sementara itu, pelaku RR telah diamankan di Polsek Kebon Jeruk untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut. Polisi juga mengamankan barang bukti berupa sebilah pisau yang digunakan pelaku untuk melakukan penikaman.
Kapolsek Kebon Jeruk, Kompol Slamet Riyadi, membenarkan adanya insiden penikaman terhadap seorang ustaz usai salat Subuh. “Kami telah mengamankan pelaku dan sedang melakukan pemeriksaan intensif untuk mengetahui motif pasti dari tindakan pelaku. Berdasarkan keterangan awal, pelaku mengaku sakit hati terhadap korban, namun detailnya masih kami dalami,” ujarnya saat memberikan keterangan pers di Mapolsek Kebon Jeruk.
Insiden pemuda tikam ustaz ini menimbulkan keprihatinan mendalam di kalangan masyarakat dan tokoh agama. Pihak kepolisian diharapkan dapat segera mengungkap motif sebenarnya di balik tindakan kekerasan ini dan menindak pelaku sesuai dengan hukum yang berlaku. Keamanan di tempat ibadah juga menjadi perhatian penting pasca kejadian ini.
